QS. 5; AL-Maidah ayat 112 dan 114
Melimpah ruahnya makanan dan minuman yang tersedia secara gratis dari berbagai
pihak, termasuk dari para pedagang asongan yang hanya mau dibayar dengan do'a
saja, bagi para peserta aksi damai 212 di Monas yang dihadiri lebih dari tujuh
jutaan muslim yang bertema mengetuk pintu langit Mengingatkan kita kepada
mu'jizat al-Maaidah, hidangan dari langit sebagai Pengabulan do'a mereka
sehingga hari itu menjadi hari raya besar sepanjang sejarah.
Kata al-Maaidah yang menjadi nama bagi surat kelima di dalam al-Qur'an ini
berarti hidangan, kata ini terdapat dalam ayat 112 dan 114 dalam mengisahkan
mu'jizat yang diberikan kepada kaum hawary (pengikut Setia nabi Isa AS) yang
demi untuk meneguhkan keyakinan mereka terhadap kemahakuasaan Allah, mereka
bermohon kepada Allah melalui perantaraan nabi mereka agar kepada mereka
diturunkan makanan siap saji dari langit dimana mereka akan menjadikan hari
tersebut sebagai hari Raya bagi mereka.
Kisah mereka ini diabadikan oleh Allah dalam ayat 112-115 dari surat
5;al-Maaidah yang artinya:" Dan ingatlah ketika pengikut-pengikut Setia
nabi Isa As berkata, "Wahai Isa Putra Maryam, Apakah Tuhanmu sanggup untuk
menurunkan kepada kami hidangan dari langit?". Nabi Isa menjawab;
"Takutlah kamu kepada Allah jika kamu benar-benar beriman". Mereka
menjawab pula; "Kami menginginkan memakan darinya dan supaya hati kami
menjadi tenang. Dan kami jadi mengetahui sungguh engkau telah berkata benar
kepada kami, dan kami akan menjadi orang yang menyaksikan peristiwa ini. Lalu
nabi Isa Putra Maryampun berdo'a, "Ya Allah ya Tuhan kami, Turunkanlah
kepada kami hidangan dari langit, yang akan menjadi hari raya bagi generasi
yang awal bagi kami dan generasi yang datang kemudian dari kami, dan sebagai
tanda kekuasaan dari Engkau, dan berilah rezki kepada kami, karena Engkau
adalah sebaik-baik pemberi rezki". Allah berfirman sebagai jawaban dari
do'a mereka, "Sesungguhnya Aku menurunkan hidangan itu kepada kalian.
Tetapi barang siapa yang kafir sesudah mendapat mu'jizat ini, maka sesungguhnya
Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang belum pernah Aku timpakan kepada
seorangpun di alam semesta ini".
Alangkah TOLERANSINYA Islam terhadap ummat Nashrani, ummat Islam yang meyakini
kisah yang dialami oleh nabi isa AS dan para pengikut setianya. Keyakinan
sebagai fondasi imsn yang kokoh, bahwa umnat Islam wajib meyakini Nabi Isa
sebagai utusan Allah dan meyakini Injil sebagai kitab suci yang diturunkan oleh
Allah. Tanpa keyakinan itu, maka Allah tidak mengakui iman kita.
Tentu saja keyakinan yang dimaksud adalah yang sesuai dengan kebenaran yang
diperintahkan oleh Allah. Dalam arti masih asli sesuai dengan yang diturunkan.
Adapun yang sudah dirobah, ditambah atau dikurang oleh tangan dan mulut
manusia, walaupun manusia itu adalah pemuka agama, seperti menganggap Isa
adalah anak Allah, tentu saja kita tidak boleh ikut-ikutan untuk
membenarkannya, karena tidak seperti itu yang diperintahkan oleh Allah, dan
menjadi tugas kita untuk menyadarkan mereka agar terbuka hati mereka kembali
kepada kebenaran yang asli, bahwa kita adalah ummat yang satu, ummat yang
mengakui bahwa Allah adalah Tuhan yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya,
tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada satupun yang
menyerupai-Nya.
Berbahagialah sebagai ummat Islam yang dipersenjatai okeh Allah dengan senjata
do'a. Apapun boleh kita minta, asal dengan penuh keyakinan dan untuk
memantapkan keyakinan, bahkan walaupun yang kita minta itu sesuatu yang tidak
masuk akal sekalipun. Seperti do'a dalam surat al-maidah dua atas, meminta
hidangan dari langit untuk membuktikan bahwa Allah maha berkuasa atas segala
sesuatu, tanpa ada batasnya, karena kalau Allah yang menghendaki atau merestui
sesuatu, hanya dengan kata KUN saja maka terjadilah yang dikehendakinya itu.
Banyak orang bertanya bagaimana cara mengumpulkan tujuh juta lebih pada waktu
yang sama, bahkan cendrung dipersulit dengan berbagai cara, tentu saja
jawabannya karena Allah yang menghendaki dan merestui orang orang yang membela
kehormatan kitab sucinya yang telah dinista oleh seseorang yang merasa dirinya
kuat dan dibeking pula oleh orang yang merasa kuat dan merasa punya banyak
harta.
Allahu Akbar banyak sekali tanda kekuasaan Allah yang mengharukan pada aksi
damai 212 yang mengisyaratkan bahwa Allah membersamai perjuangan menegakkan dan
meninggikan kalimat-Nya. Semoga ini adalah tanda bangkitnya ummat Islam melalui
Indonesia yang penduduk muslimnya terbanyak di seluruh Negara yang ada didunia.
Berkibarkah benderaku, bendera Islam di seluruh penjuru dunia. Sudah saatnya
kita membuktikan bahwa Islam adalah rahmatan lil'aalamiin.
Why the bookies love betting on sports toto - Sporting 100
BalasHapusBetting on sports toto. This page will look at the biggest online bookmaker in the 토토 사이트 홍보 world. The best online betting sites.