Senin, 01 Mei 2017

MU'JIZAT AL-MAIDAH PADA AKSI DAMAI 212

QS. 5; AL-Maidah ayat 112 dan 114
Melimpah ruahnya makanan dan minuman yang tersedia secara gratis dari berbagai pihak, termasuk dari para pedagang asongan yang hanya mau dibayar dengan do'a saja, bagi para peserta aksi damai 212 di Monas yang dihadiri lebih dari tujuh jutaan muslim yang bertema mengetuk pintu langit Mengingatkan kita kepada mu'jizat al-Maaidah, hidangan dari langit sebagai Pengabulan do'a mereka sehingga hari itu menjadi hari raya besar sepanjang sejarah. 

Kata al-Maaidah yang menjadi nama bagi surat kelima di dalam al-Qur'an ini berarti hidangan, kata ini terdapat dalam ayat 112 dan 114 dalam mengisahkan mu'jizat yang diberikan kepada kaum hawary (pengikut Setia nabi Isa AS) yang demi untuk meneguhkan keyakinan mereka terhadap kemahakuasaan Allah, mereka bermohon kepada Allah melalui perantaraan nabi mereka agar kepada mereka diturunkan makanan siap saji dari langit dimana mereka akan menjadikan hari tersebut sebagai hari Raya bagi mereka. 

Kisah mereka ini diabadikan oleh Allah dalam ayat 112-115 dari surat 5;al-Maaidah yang artinya:" Dan ingatlah ketika pengikut-pengikut Setia nabi Isa As berkata, "Wahai Isa Putra Maryam, Apakah Tuhanmu sanggup untuk menurunkan kepada kami hidangan dari langit?". Nabi Isa menjawab; "Takutlah kamu kepada Allah jika kamu benar-benar beriman". Mereka menjawab pula; "Kami menginginkan memakan darinya dan supaya hati kami menjadi tenang. Dan kami jadi mengetahui sungguh engkau telah berkata benar kepada kami, dan kami akan menjadi orang yang menyaksikan peristiwa ini. Lalu nabi Isa Putra Maryampun berdo'a, "Ya Allah ya Tuhan kami, Turunkanlah kepada kami hidangan dari langit, yang akan menjadi hari raya bagi generasi yang awal bagi kami dan generasi yang datang kemudian dari kami, dan sebagai tanda kekuasaan dari Engkau, dan berilah rezki kepada kami, karena Engkau adalah sebaik-baik pemberi rezki". Allah berfirman sebagai jawaban dari do'a mereka, "Sesungguhnya Aku menurunkan hidangan itu kepada kalian. Tetapi barang siapa yang kafir sesudah mendapat mu'jizat ini, maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang belum pernah Aku timpakan kepada seorangpun di alam semesta ini".

Alangkah TOLERANSINYA Islam terhadap ummat Nashrani, ummat Islam yang meyakini kisah yang dialami oleh nabi isa AS dan para pengikut setianya. Keyakinan sebagai fondasi imsn yang kokoh, bahwa umnat Islam wajib meyakini Nabi Isa sebagai utusan Allah dan meyakini Injil sebagai kitab suci yang diturunkan oleh Allah. Tanpa keyakinan itu, maka Allah tidak mengakui iman kita. 

Tentu saja keyakinan yang dimaksud adalah yang sesuai dengan kebenaran yang diperintahkan oleh Allah. Dalam arti masih asli sesuai dengan yang diturunkan. Adapun yang sudah dirobah, ditambah atau dikurang oleh tangan dan mulut manusia, walaupun manusia itu adalah pemuka agama, seperti menganggap Isa adalah anak Allah, tentu saja kita tidak boleh ikut-ikutan untuk membenarkannya, karena tidak seperti itu yang diperintahkan oleh Allah, dan menjadi tugas kita untuk menyadarkan mereka agar terbuka hati mereka kembali kepada kebenaran yang asli, bahwa kita adalah ummat yang satu, ummat yang mengakui bahwa Allah adalah Tuhan yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada satupun yang menyerupai-Nya. 

Berbahagialah sebagai ummat Islam yang dipersenjatai okeh Allah dengan senjata do'a. Apapun boleh kita minta, asal dengan penuh keyakinan dan untuk memantapkan keyakinan, bahkan walaupun yang kita minta itu sesuatu yang tidak masuk akal sekalipun. Seperti do'a dalam surat al-maidah dua atas, meminta hidangan dari langit untuk membuktikan bahwa Allah maha berkuasa atas segala sesuatu, tanpa ada batasnya, karena kalau Allah yang menghendaki atau merestui sesuatu, hanya dengan kata KUN saja maka terjadilah yang dikehendakinya itu. 

Banyak orang bertanya bagaimana cara mengumpulkan tujuh juta lebih pada waktu yang sama, bahkan cendrung dipersulit dengan berbagai cara, tentu saja jawabannya karena Allah yang menghendaki dan merestui orang orang yang membela kehormatan kitab sucinya yang telah dinista oleh seseorang yang merasa dirinya kuat dan dibeking pula oleh orang yang merasa kuat dan merasa punya banyak harta. 

Allahu Akbar banyak sekali tanda kekuasaan Allah yang mengharukan pada aksi damai 212 yang mengisyaratkan bahwa Allah membersamai perjuangan menegakkan dan meninggikan kalimat-Nya. Semoga ini adalah tanda bangkitnya ummat Islam melalui Indonesia yang penduduk muslimnya terbanyak di seluruh Negara yang ada didunia. Berkibarkah benderaku, bendera Islam di seluruh penjuru dunia. Sudah saatnya kita membuktikan bahwa Islam adalah rahmatan lil'aalamiin.

1 komentar:

  1. Why the bookies love betting on sports toto - Sporting 100
    Betting on sports toto. This page will look at the biggest online bookmaker in the 토토 사이트 홍보 world. The best online betting sites.

    BalasHapus