Sabtu, 29 April 2017

PELUANG DI DALAM TANTANGAN

QS. 94; al-Insyirah.
Rintangan yang kita hadapi ibarat pintu yang terlihat tertutup, tetapi pintu itu sebenarnya dapat dibuka dan akan mengantarkan kita kepada sesuatu yang kita inginkan.

Kesulitan, masalah dan hambatan akan selalu mewarnai kehidupan kita,  namun melalui masalah dan kesulitan itu kita akan diangkat ke posisi yang lebih tinggi sehingga kita makin berkembang dan kekuatan kitapun bertambah.

Orang-orang yang telah berjasa kepada dunia senantiasa berpandangan bahwa masalah yang mereka hadapi merupakan peluang, maka karena itu mereka mengejar peluang tersebut, sebaliknya orang-orang yang gagal dalam hidup menganggap masalah yang mereka hadapi  sebagai hukuman maka karena itu mereka menghindar dari masalah tersebut.

Pengalaman mengajarkan kepada kita bahwa solusi dari masalah yang kita hadapi itu tidak datang dengan tiba-tiba,  tetapi jika kita bekerja keras menemukannya  dengan penuh optimis maka jawaban-jawaban itu akan tampak  di depan mata kita.

Bila kita melihat kembali perjalanan hidup kita, maka kita akan menemukan bahwa setiap kemajuan yang kita peroleh selalu kita dapatkan dengan cara mengatasi sebuah masalah atau menaklukkan kesulitan.  Dan bahwa rintangan-rintangan yang kita hadapi bagaikan undangan yang mengajak kita menuju perbaikan dan perkembangan.
Maka alangkah indahnya pesan-pesan Allah yang mengajari kita untuk mengambil peluang di dalam tantangan yang kita hadapi sebagai mana tertera dalam  Al-Qur’an surat 94; al-Insyirah yang artinya:”

001. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,
002. Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,
003. yang memberatkan punggungmu?
004. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.
005. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
006. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
007. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,
008. dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.


Rangkaian ayat  di atas menegaskan bahwa sebagai manusia kita adalah makhluk yang tercipta dengan aturan dan bimbingan  serta petunjuk dari Allah yang maha mengatur dan senantiasa melapangkan dada kita untuk dapat memecahkan masalah yang kita dapati untuk mengangkat nama baik kita, namun sunnatullah menetapkan bahwa kemudahan baru akan kita dapatkan sesudah berhasil menghadapi kesulitan. Kita dioperintahkan untuk tidak boleh berhenti bekerja dan menaklukkan kesulitan yang kita hadapi, dan harus menharapkan kepada Allah agar ia memberikan yang terbaik kepada kita karena Allah adalah sumbwer kekuatan yang paling dahsyat bagi orang-orang yang beriman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar