PERLINDUNGAN YANG AMAN DARI BERBAGAI KEJAHATAN
Katakanlah:
"Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan
makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari
kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari
kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki". (Q.S. 113; Al-Falaq ayat
1-5)
Allah
sebagai Tuhan Pencipta yang maha Mengatur seluruh Alam semesta dengan seteratur-teratunya
menawarkan kepada kita perlindungan yang pasti dari berbagai hal yang
menakutkan kita, yang kita tidak mengetahui dengan pasti kedatangan
bahaya-bahaya yang selalu mengancam keselamatan kita, baik itu dari kekuatan
makhluk yang bertebaran dimuka bumi ataupun dari kekuatan manusia yang berwatak
jahat. Baik itu bahaya yang bias ditangkap oleh panca indra kita maupun bahaya
yang bersifat tersembunyi yang sangat sulit untuk ditebak karena keterbatasan
kita sebagai manusia.
Dengan
penuh kasih sayang Allah yang maha Mengetahui lagi maha Perkasa dan maha
Berkuasa atas segala sesuatu menawarkan kepada kita perlindungan yang kuat dari
hal-hal yang ditakuti oleh manusia. Dikala kita merasa takut terhadap sesuatu
maka Allah memerintahkan kepada kita memohon perlindungan hanya kepada-Nya
saja, karena hanya Dialah yang maha melindungi,
Cara
yang diajarkan oleh Allah kepada kita adalah dengan membaca surat al-Falaq dengan penuh keyakinan. Dan
hasilnya MAKA Allah menjamin kita akan terlindungi dari bermacam macam
kejahatan antaraq lain:
Pertama,
dari kejahatan makhluk ciptaan Allah, apakah itu makhluk hidup seperti binatang
darat dam laut yang bisa saja mencelakakan manusia karena buas atau berbisa,
ataupun benda-benda mati yang membahayakan atau menebarkan racun yang tersebar
dimana mana dan kita kadang-kadang tidak mengetahuinya.
Kedua,
dari kejahatan malam dengan kegelapannya, dimana kita tidak bias melihat apa
apa karena semuanya serba gelap. Bagi kebanyakan orang kegelapan itu adalah hal
yang menakutkan, maka Allah mengajarkan agar kita berlindung kepada-Nya ketika
kita tidak bias melihat sesuatu di waktu malamyang kadang kadang menyeramkan.
Ketiga,
dari kejahatan orang-orang yang menggunakan ilmu sihir untuk mencelakakan kita.
Sihir adalah jampi-jampi atau tangkal-tangkal yang digunakan untuk memalingkan
hati seseorang menjadi saying atau benci atau untuk merubah dan merusak jasad
orang yang disihir tersebut, sehingga orang yang benci berubah saying atau
memisahkan orang yang sudah berkasih saying seperti menceraikan orang yang
sudah menjadi suami isteri. Atau bias juga menyebabkan orang sakt dan
sebagainya. Ada
yang dilakukan dengan menggunakan mantra-mantra, ada yang menggunakan
benda-benda tertentu, bahkan tidak jarang dilakukan dengan mempersembahkan
sajian-sajian.
Karena
sihir adalah perbuatan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan tidak dapat
diketahui oleh orang banyak serta membahayakan orang yang dituju oleh sihir
itu, maka Allah memerintahkan manusia untuk berlindung kepada-Nya dari behaya
perbuatan tukang-tukang sihir tersebut.
Keempat,
dari kejahatan orang yang dengki kepada kita, apa bila rasa dengki itu muncul
dalam hatinya. Dengki adalah perasaan iri yang disertai oleh
tindakan negatif terhadap orang yang didengkinya seperti dengan memfitnah,
menjatuhkan nama baik, menyerang, atau menghasut orang lain untuk menyerang,
atau menginginkan agar orang yang didengkinya itu mendapat bahaya atau celaka,
karena orang yang dengki biasanya tidak suka melihat orang lain lebih baik,
lebih berhasil, lebih maju dan lebih berbahagia dari dirinya. Apakah itu
melihat orang yang lebih cantik, lebih tampan, lebih kaya, lebih ta’at dan
sebagainya.
Kelima,
dari kejahatan was-was atau bisikan syetan yang dikhususkan dalam surat an-Naas yang diturunkan bersamaan dengan surat Al-Falaq ini.
Syetan akan selalu mencelakakan manusi melalui bisikan-bisikannya ke dalam hati
manusia, kalau kita tidak menyadarinya maka kita akan didorongnya kepada
kecelakaan dan kejahatan. Dia tidak pernah berhenti dan tidak pernah lelah
untuk menyesatkan manusia dengan berbagai cara, dan mampu memperdaya manusia
melalui harta bendadan anak isteri serta melalui jabatan dan kedudukan.
Semoga
kita menjadi orang yang benar-benar meyakini bahwa hanya kepada Allah kita
memohon perlindungan dari bahaya-bahaya yang mengancam keselamatan kita, dengan
keyakinan yang mengantarkan kita kepada keredhaan Allah untuk selalu melindungi
hamba-hanbanya yang selalu mendekatkan diri kepada-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar