PESONA ULUL ALBAB (Bagian VIII / delapan)
DISINI KUTEMUKAN KEMBALI JATI DIRIKU
Dan orang-orang yang menjauhi Thaghut dengan tidak mau menyembahnya. Dan kembali kepada Allah mereka pantas mendapat berita gembira; Sebab itu sampaikanlah berita gembira kepada hamba-hamba-Ku yang mau mendengarkan Nasehat, lalu mengikuti apa yang paling baik diantaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, dan mereka itulah Ulul Albab.(Q.S. 39; Az-Zumar ayat 17-18)
Setelah membedakan antara hal hal fositif dan negatif (antara Penyembah Allah yang keluar dari kegelapam menuju cahaya dan pemuja Thaghut yang keluar dari cahaya meuju kegelapan) maka untuk selanjutnya Ulul Albab adalah orang yang selalu mengedepankan dan memilih yang terbaik diantara beberapa pilihan yang baik-baik, karena ingin menjadi the best of the best. Menjadi Khaira ummah, (sebaik baik ummat) yang muncul ketengah-tengah Ummat untuk melakukan amar-ma’ruf dan nahi munkar (Q.S. 3 Ali Imran ayat 110). Berdakwah dengan penuh hikmah, pengajaran yang baik dan melakukan dialog / diskusi / debat yang beradab dan dengan cara yang sebaik-baiknya (Q.S. 16;An-Nahl ayat 125). Dengan suatu motto hidup bahwa Orang yang paling unggul ucapannya adalah ucapan yang mengajak ke jalan Allah dan dan mengerjakan amal shaleh ( Q.S.41; Fushshilat ayat 33) dimana baginya dari pada membalas kejahatan dengan kejahatan akan jauh lebih baik membalasnya dengan kebaikan. Itulah pantulan dari jiwa Istiqamah dalam memegang teguh dan menjalankan kebenaran dan dengan itu Allah menjamin, melindungi dan menolong dalam kehidupan dunia dan diakhirat.
Ulul Albab bagaikan pelta hidup yang tak kunjung padam, walaupun dirinya terbakar namun dia akan senantiasa menerangi kegelapan. Ia belajar dari melihat dan mendengar dengan menggunakan hati nuraninya, lalu memilah dan memilih yang terbaik Dari yang dilihat dan didengarnya, lalu mengukir dihatinya dengan menghapal yang terbaik dari yang dilihat dan didengarnya, kemudian ia akan membicarakan dan mengajarkan yang terbaik dari yang difahaminya dan menjadi contoh teladan dalam menerapkan yang terbaik dari penemuannya.
LUAR BIASA DAN MENGAGUMKAN , Sosok pribadi yang dilahirkan ke dunia bagaikan sebatang pohon yang mengeluarkan tunas, lalu tunas itu mengeluarkan cabang dan rangting, menjadi besar dan kuat lalu tegak lurus di atas batangnya, akarnya kokoh menghunjam di tanah daunnya rimbun menjulang ke langit, buahnya banyak sepanjang hari, bisa dinikmati oleh siapa saja. mencengangkan para penanamnya (Q.S. 48; Al-Fath ayat 29 dan Q.S. 14;Ibraahiim ayat 24-25)
Ulul Albab adalah tuan yang bergelimang kemuliaan yang mampu memahami bahwa semua orang dan segala kejadian adalah pelajaran. Diikutinya kalimat yang baik walaupun berat, dijalaninya nasihat walaupun pahit. Maka jadilah mereka makhluk yang menjulang tinggi kehormatannya namun tetap selalu rendah hati bagaikan mentari yang bersinar terang dan bintang gemintang yang bekilauan atau bagaikan sinar rembulan yang mengobati kerinduan
Yaa Allah Yaa Zhal Jalaali Wal-iIkraam
Yaa Allah Yaa Kariim (Maha Mulia / Maha Pemurah dalam memberi)
Yaa Allah Yaa Ghaniy Yaa Mughniy (Maha Kaya, Maha Mengayakan)
Yaa Allah Yaa Nuur Yaa Haadiy ( Maha pemilik cahaya; Maha Menunjuki)
Kami sadari bahwa kami adalah makhluq yang teramat kecill, miskin, lemah dan hina
Sedangkan Angkau Tuhan yang maha Besar, Maha kaya, Maha Kuat dan Maha mulia
Salahkah kami jika kami ingin manjadi makhlukmu yang terbaik
Izinkan kami menjadi Hamba yang senantiasa dekat dengan-Mu.
Alangkah indah kebersamaan Denganmu. Dan kami yakin bahwa:
Berhina pada-Mu adalah kemuliaan.
Berfaqir pada-Mu adalah kekayaan.
Tunduk pada-Mu adalah keluhuran.
Dan bersandar pada-Mu adalah kecukupan
Ulul Albab bagaikan pelta hidup yang tak kunjung padam, walaupun dirinya terbakar namun dia akan senantiasa menerangi kegelapan. Ia belajar dari melihat dan mendengar dengan menggunakan hati nuraninya, lalu memilah dan memilih yang terbaik Dari yang dilihat dan didengarnya, lalu mengukir dihatinya dengan menghapal yang terbaik dari yang dilihat dan didengarnya, kemudian ia akan membicarakan dan mengajarkan yang terbaik dari yang difahaminya dan menjadi contoh teladan dalam menerapkan yang terbaik dari penemuannya.
LUAR BIASA DAN MENGAGUMKAN , Sosok pribadi yang dilahirkan ke dunia bagaikan sebatang pohon yang mengeluarkan tunas, lalu tunas itu mengeluarkan cabang dan rangting, menjadi besar dan kuat lalu tegak lurus di atas batangnya, akarnya kokoh menghunjam di tanah daunnya rimbun menjulang ke langit, buahnya banyak sepanjang hari, bisa dinikmati oleh siapa saja. mencengangkan para penanamnya (Q.S. 48; Al-Fath ayat 29 dan Q.S. 14;Ibraahiim ayat 24-25)
Ulul Albab adalah tuan yang bergelimang kemuliaan yang mampu memahami bahwa semua orang dan segala kejadian adalah pelajaran. Diikutinya kalimat yang baik walaupun berat, dijalaninya nasihat walaupun pahit. Maka jadilah mereka makhluk yang menjulang tinggi kehormatannya namun tetap selalu rendah hati bagaikan mentari yang bersinar terang dan bintang gemintang yang bekilauan atau bagaikan sinar rembulan yang mengobati kerinduan
Yaa Allah Yaa Zhal Jalaali Wal-iIkraam
Yaa Allah Yaa Kariim (Maha Mulia / Maha Pemurah dalam memberi)
Yaa Allah Yaa Ghaniy Yaa Mughniy (Maha Kaya, Maha Mengayakan)
Yaa Allah Yaa Nuur Yaa Haadiy ( Maha pemilik cahaya; Maha Menunjuki)
Kami sadari bahwa kami adalah makhluq yang teramat kecill, miskin, lemah dan hina
Sedangkan Angkau Tuhan yang maha Besar, Maha kaya, Maha Kuat dan Maha mulia
Salahkah kami jika kami ingin manjadi makhlukmu yang terbaik
Izinkan kami menjadi Hamba yang senantiasa dekat dengan-Mu.
Alangkah indah kebersamaan Denganmu. Dan kami yakin bahwa:
Berhina pada-Mu adalah kemuliaan.
Berfaqir pada-Mu adalah kekayaan.
Tunduk pada-Mu adalah keluhuran.
Dan bersandar pada-Mu adalah kecukupan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar