Senin, 12 Oktober 2015

PESONA ULUL ALBAB (2) Q.S. 12, Yusuf ayat 111

PESONA ULUL ALBAB (Bagian II / dua) 

BELAJAR DARI SEJARAH MASA LALU

Sesungguhnya pada kisah kisah para Nabi dan orang-orang yang telah berlalu, yang diceritakan dalam Al-Qur’an terdapat pengajaran bagi Ulul Albab. Al-Qur’an bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi dia adalah kitab yang membenarkan kitab-kitab yang telah turun sebelumnya, dan menjelaskan segala sesuatu, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. (Q.S. 12, Yusuf ayat 111)
SHADAQALLAHUL ‘AZHIIM. Maha cenar Allah dalam segala firman-Nya.
Ulul Albab adalah orang-orang yang selalu bersemangat menyimak sejarah dan kisah masa lalu,sebagaimana wahyu Allah yang banyak mengandung cerita tertentu. Maka Ulul Albab menjadikannya sebagai pelajaran penting tentang iman dan ingkar, tentang taat dan maksiat, bagaimana Allah selalu menjayakan orang-orang yang beriman dan merendahkan orang-orang ingkar.
Cerita sejati dari kisah nyata yang diambil ibrahnya oleh Ulul Albab, dari kisah kisah Al-Qur’an, yang membenarkan cerita-cerita dari kitab terdahulu, Dimana Al-Qur’an itu juga menjelaskan segala sesuatu, menjadi petunjuk dan rahmat, dan dengan itu Ulul Albab akan menemukan jalan mulia walaupun di dalam sempitnya mushibah yang menghadang, apa lagi dalam kelapangan nikmat uang melimpah ruah.
Ulul Albab belajar dari Nabi Adam dan Hawa, melalui kecemerlangannya, ketergelincirannya , taubatnya dan hari-hari awalnya yang tak mudah hidup di bumi.
Ulul Albab belajar dari Nabi Nuh, Hud Shalih dan Luth tentang keteguhannya, pengabdiannya, dakwah siang malamnya, , cinta, tangis dan kepasrahannya.
Ulul Albab belajar dari Nabi Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Hajar dan Sarah tentang ketabahan, dahsatnya ujian, kebapakan, kepatuhan anak, kemanusiaan dan cinta kasih.
Ulul Albab belajar dari Kekuasaan, dan kekayaan di jalan raya Nabi Sulaiman, dari sempit sakitnya pematang Nabi Ayyub, dan kegagalan Nabi Yunus.
Ulul Albab belajar dari Nabi Yusuf bagaimana didengki sebab punya kelebihan, digoda karena memiliki keunggulan, rela dipenjara untuk menjaga kesucian.
Ulul Albab mengambil ibrah dari semua bentang kisah dan sejarah, agar bisa melangkah dalam hidayah, menuju arah yang cerah, meski terkadang tetap ada rasa gerah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar