Minggu, 11 Oktober 2015

PESONA ULUL ALBAB (6) Q.S.14. Ibraahiim ayat 52

PESONA ULUL ALBAB (Bagian VI / enam)

SUNGGUH MATI, AKU MAKIN PENASARAN

Alqur’an ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia dan supaya mereka diberi peringatan dengannya, supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Ilah (tuhan) yang Esa dan agar Ulul Allbab mengambil pelajaran. (Q.S.14. Ibraahiim ayat 52)
Ketika kita membuka Surat Ibrahim ayat 14, maka kita akan menemukan keterkaitan Antara Nabi Ibrahim sebagai nama surat ini dengan Ulul Albab yang sangat konsisten dengan keesaan Allah dan Al-Qur’qn sebagai kitab sempurna yang mampu menjelaskan segala sesuatu.
Ulul Allbab Menjadikan Nabi Ibrahim sebagai guru besarnya, terutama dalam bidang tauhid, Dimana Nabi Ibrahim telah mengajarkan tentang pencarian tuhan melalui kehebatan bintang, bulan dan matahari, kerena semuanya tidak layak menjadi tuhan maka nabi Ibrahim hanya mau menyerahkan diri, menundukkan kepala, menadahkan tangan, menyerahkan keyakinan, dan menghadapkan wajah hanya kepada Sang Pencipta dari semua itu, Yang amat terkenal dalam pernyataannya :”Innii wajjahtu wajhiya lillazii fatharas samaawaati wal ardh, haniifam muslimaa, wama ana minal musyrikiin, laa syariika lah, wabizhaalika umirtu wanan minal muslimiin. Inna shalaatii wanusukii wamahyaayaa wamamaatii lillahi rabbil ‘aalamiin.(Q.S. 6; Al-An’aam ayat 75-79)
Ulul Albab Menjadikan nabi Ibrahim sebagai guru besarnya dalam menegakkan tauhid yang penuh resiko. Lihatlah betapa ia hanya sendiri menghancurkan patung-patung yang tidak layak dijadikan sebagai tuhan, dan dia harus siap dibakar hidup-hidup aleh para pemuja berhala itu. Akan tetapi karena api yang akan membakar nabi Ibrahim itu hanya patuh kepada Allah maka ia siap menjadi dingin (maka Ibrahim tidak terbakar di dalam api itu) bahkan dia menjadi penyelamat nabi Ibrahim sesuai dengan perintah Tuhannya api tadi :”hai api jadi dinginlah untuk Ibrahim dan jadilah penyelamat nabi Ibrahim” (Q.S. 21; Al-Anbiyaa’ ayat 69)
Ulul Albab belajar menjadi orang yang benar-benar bersyukur dari Surat 14;Ibrahim ayat 7 :”bahwa sungguh jika kamu bersyukur pasti akan kami tambah nikmat yang telah kamu terima itu, dan sungguh jika kamu kifur nikmat, maka ingatlah sesungguhnya azab-Ku amat pedih (pasti akan mendatangimu)” dan ayat 34 :” Dan Allah telah memberikan kepadamu segala kebutuhanmu (baik diminta atau tidak) dan seandainya kamu mau mencoba menghitung betapa banyak nikmat Allah yang telah kamu terima, kamu tidak akan pernah sanggup menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu amat Zalim dan amat ingkar”
Ulul Albab dengan pengembaraan rohaninya telah sampai kepada keyakinan yang tak tergoyahkan bahwa Tuhan itu Maha Esa, tak ada duanya, dan tak perlu ada sekutu baginya Dialah yang maha Esa Segala-galanya. Esa sebagai pencipta, Penguasa semesta langit dan bumi, Esa sebagai Penentu Melapangkan dan Menyempitkan serta Penjamin rezki seluruh makhluk ciptaan-Nya, tiada duanya sebagai Yang Menghidupkan dan Mematikan, dimana kita akan kembali lagi kepada-Nya. Hanya dia Tuhan Yang menguasai segala sesuatu. Hanya dialah yang menundukkan apapun yang ada dibumi ini untuk dikelola oleh manusia, dimana manusia itu hanya bisa menjadikan bumi ini makmur selama tidak menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan-Nya. 
Ulul Albab adalah orang orang yang meyakini bahwa keselamatan hidup di dunia dan akhirat hanya akan diraih jika mau mengikuti dan mengamalkan kitab Suci Al-Quran sebagai penjelasan sempurna yang menerangi jalan kehidupan, peringatan paripurna yang menjaga diri. Sekaligus penghibur dikala duka, pelecut semangat, dan sebagai sumber tenaga yang amat dahsyat yang mengantarkan kepada kemenangan dan keberhasilan.
Subhanallah, Walhamdulillah ,walaa ilaaha illallah wallahu Akbar. 
Ya Allah Yang Maha Esa, Maha kuasa dan Maha Luar biasa! 
Izinkan kami mengikuti jejak langkah nabi-Mu Ibrahim sebagai uswatun hasanah kami dalam Mengagumi keesaan-Mu, 
dalam kemesraan karena rasa dekatnya dengan-Mu, 
dalam pengorbanan yang begitu indah, 
dalam penyerahan diri yang menenangkan dan meneduhkan.
Dalam kasih sayang dan Cintanya yang tulus kepada-Mu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar